Kamis, 04 September 2008

2 Ramadhan Terakhir: Meminang dan Menimang

Subhanallah..

Dua bulan Ramadhan terakhir bagi saya luar biasa. Ramadhan 1428 H saya meminang anak orang, sedangkan Ramadhan 1429 H saya menimang anak sendiri.

Mari kita tunggu, apa yang akan terjadi di Ramadhan-ramadhan berikutnya.

Ya Allah... sampaikanlah aku di Ramadhan 40 tahun lagi. Amiiin...

Alhamdulillah.. Mujahid kecil kami telah lahir

Jum'at malam ketuban istri saya pecah, tapi rasa mulas belum muncul. Setelah konsulltasi dengan bidan, kami disarankan untuk segera ke Rumah Sakit. Karena sama sekali tidak berencana melahirkan di Rumah Sakit, kami belum memiliki preferensi khusus rumah sakit mana yang akan kami manfaatkan. Atas saran seorang famili, kami berangkat menuju rumah sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Mitra Kasih.

Setelah kondisi bayi dalam kandungan diperiksa, kami menerima kenyataan bahwa dokter wanita sedang berada di luar kota dan tidak mungkin hadir. Istri saya panik karena tidak mau ditangani selain dokter wanita. Akhirnya kami memutuskan untuk pindah rumah sakit. Atas saran perawat di RS Mitra Kasih, RSU Cibabat lah yang kemudian kami pilih. Jaraknya tidak jauh, hanya beberapa ratus meter dari RS Mitra Kasih dan hanya 4 km dari rumah kami.

Setelah mendapatkan penanganan awal, istri saya disuntik antibiotik (?) untuk melindungi bayi yang masih berada di dalam rahim yang ketubannya sudah pecah. Setelah 4 jam pemberian suntikan ini, baru diberikan penanganan berikutnya.