Jumat, 06 April 2007

Tom Hanks (senyum dulu lah)

Tahu serial Band of Brothers?

serial ini diproduseri oleh Steven Spielberg dan Tom Hanks.

Penanya:   Ada yang tahu, kenapa sepanjang serial, Tom Hanks ga keliatan?
Jawab:      Karena dia produser.
Penanya:   Salah
Jawab:      Karena dia terkurung di bandara Internasional JFK. (The Terminal)
Penanya:   Salah
Jawab:      Karena dia terperangkap di pulau antah berantah sendirian. (Cast Away)
Penanya:   Salah
Jawab:      Karena dia ikutan perang di Vietnam. (Forest Gump)
Penanya:   Salah
Jawab:      Trus kenapa??
Penanya:   Hehehe... Karena dia masuk ke Eropa lewat Omaha Beach, bukan lewat udara. (Saving Private Ryan)
Jawab:      Dasar sufi!! (suka filem)

Minggu, 01 April 2007

Selamat Jalan Chrisye...

Jumat dini hari, pukul 04.08, sang legendaris tersebut menghembuskan nafas terakhirnya.


Chrismansyah Rahardi, dilahirkan pada tahun 1949, sejak melahirkan album pertama pada tahun 1977, telah merilis lebih dari 40 album termasuk album kompilasi yang semuanya laris di pasaran. Tidak hanya laris, tetapi lagu-lagunya menempati tempat tersendiri di hati para penggemarnya, termasuk saya.

Rabu, 28 Maret 2007

Multitasking Person

Multitasking atau melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan, merupakan fitur yang lazim kita temukan pada komputer era sekarang. Berbeda dengan komputer dahulu, saat ini kita bisa membuka beberapa aplikasi secara bersamaan dalam desktop yang sama. Misalnya kita sedang membuat suatu tulisan sambil mendengarkan “Hit The Floor”nya Linkin Park. Di tengah-tengah itu juga sedang menyelesaikan program assembler yang ditulis dengan program Reads51 dari Rigel, serta merancang desain casing alat dengan Corel 12. Hal ini sangat lumrah dilakukan, mengingat komputer saat ini memiliki memori yang sangat besar. Dengan memori 512 Mb saja hal tadi sudah bisa dilakukan tanpa membuat komputer hang.

Curhat tentang SBT – 3

Sudah direncananakan sebenarnya sejak awal sekali. Lebih dari sebulan sebelumnya sudah ditetapkan tanggal pelaksanaannya. Tapi kenapa ya, setiap kali mencoba menuliskannya, seolah-olah saya yang salah. Padahal tidak begitu.

Saya benar-benar desperate dan capek. Putus asa sih belum. Tapi bener-bener bosen dengan kegiatan di salman yang itu-itu saja. Ditambah lagi sekarang saya sedang berusaha untuk konsentrasi menyelesaikan tugas akhir saya.

Senin, 22 Januari 2007

Keiretsu, Kita Memang Bukan Teknokrat Lugu Bung!

Kembali tergoda untuk menulis setelah membaca tulisan yang diforward oleh bung Galih.

Dari cerita yang diforward tersebut, saya menerjemahkan keiretsu sebagai metode mempertahankan bisnis. Metode agar seluruh perputaran uang tetap berada di dalam, aliran uang hanya bersifat masuk, tidak keluar. Kemudian teknologi yang dikembangkan juga hanya berputar di dalam saja. Tidak kemana-mana. Strategi yang wajar, mengingat teknologi macam mobil dan kendaraan pribadi lainnya adalah teknologi yang relatif mudah dikopi dan di-reverse engineering.

Tentang alih teknologi, sepertinya memang ada pandangan yang terlalu membesar-besarkan dan terlalu memandang dengan kaca mata pesimis. Memang sulit untuk dilakukan, tetapi bukan tidak mungkin dan tidak pernah dilakukan. Ada dua contoh yang perlu diperhatikan. Contoh pertama adalah kasus industri dirgantara kita, IPTN/PTDI. Pengembangan industri ini sepenuhnya dari alih teknologi. Bagaimana prosesnya hingga kita bisa membuat sebuah kendaraan berukuran dua kali bis besar yang mampu terbang dan dibeli oleh orang-orang dari seluruh dunia, sangatlah mencengangkan banyak pihak, terutama pihak asing. Logikanya, tanpa alih teknologi, maka paling cepat kita bisa membuat pesawat terbang tahun 2030, atau kalau mau dipercepat, setidaknya tahun 2020. (Ingat sejarah Kitty Hawk hingga penerbangan komersial pertama?) Tetapi pesawat pertama buatan mandiri IPTN telah terbang tahun 1995 lalu.

Kasus kedua masih berhubungan dengan dirgantara, satelit. Awal bulan ini kita disuguhkan dengan berita peluncuran satelit pertama buatan sendiri. Jelas memang bukan dari pengembangan sendiri. Tetapi bekerja sama dengan Technical University of Berlin. Tetapi langkah berikutnya sudah sangat jelas. Bahkan roadmap peluncuran sendiri satelit pun sudah dibuat. Proses ini akan semakin cepat karena di Biak saat ini sedang dibangun lokasi peluncuran wahana ruang angkasa. Proses pembuatan satelit ini mirip dengan saat ketika IPTN bekerja sama dengan CASA Spanyol membuat CN235, yang terbang perdana tahun 80an.

Dari dua contoh tersebut, kita sebenarnya tidak perlu takut dengan apa yang disebut keiretsu. Kita terlalu tangguh untuk dicegah kemajuannya hanya dengan keiretsu. Bikin pesawat saja bisa, masak bikin mobil tidak? Terbukti banyak kendaraan darat yang sudah didesain oleh banyak putra bangsa, misalnya IPTN (prototipnya sudah jadi sejak 90an), LIPI (waktu pameran produk dalam negeri sudah dipamerkan prototipnya), Texmaco (kalau ini malah sudah banyak digunakan untuk produk truk dan bisnya, bahkan sasis produksinya jadi base untuk APC terbaru PINDAD). Untuk kendaraan laut lebih banyak lagi. Mulai dari yang berteknologi tinggi seperti PT PAL, hingga produsen kapal-kapal tradisional untuk nelayan. Belum lagi ditambah PT KA yang produksinya sudah digunakan di luar negeri (Malaysia, Thailand, dan Australia).

Intinya, sebenarnya kita tidak tertinggal terlalu jauh. Kita hanya tertinggal beberapa langkah di belakang. Kita saat ini bukanlah bangsa terbelakang. Kita hanya belum sampai di depan saja. Kalau kondisi stabil seperti sekarang dipertahankan, saya meramalkan setidaknya 30 tahun lagi kita sudah menjadi bangsa yang kuat. Tetapi jika 2009 besok kita menang, saya yakin 10 tahun terlalu lama bagi kita untuk menjadi bangsa yang benar-benar besar.

Wallahu a'lam bish shawab.

Fathi Nashrullah

Minggu, 21 Januari 2007

Lapan Siap Kembangkan Rudal

Tatsqif dari Majalah Angkasa. Versi onlinenya sudah tidak ada (kalau tidak salah), tinggal versi cetaknya saja.

No 4 JANUARI 2006 TAHUN XVI

Jelajah

Lapan Siap Kembangkan Rudal

Embargo yang dilancarkan AS kepada Indonesia selama bertahun-tahun toh membuat Washington pusing sendiri. Terakhir, AS lewat MTCR menyorot tajam manuver SBY yang berhasil meminta Cina untuk membantu membangun industri rudal taktis jarak dekat dan menengah. Bagaimana peluangnya? Berikut hasil penelusuran Angkasa.

Harus diakui, sepanjang 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan berbagai langkah yang akan menumbuhkan kembali wibawa Indonesia di kawasan Asia. Setelah berhasil menggulung gembong teroris Dr Azahari dan mendesak AS mencabut embargo peralatan militer, dibawah arahannya, Pemerintah RI juga telah berhasil merangkul Cina untuk mau mendukung pendirian industri roket dan rudal untuk keperluan pertahanan.

Keinginan tersebut dikemukakan secara langsung oleh Kepala Negara saat menemui Presiden Cina Hu Jintao, Juli 2005 di Beijing. Transfer teknologi roket dan peluru kendali merupakan salah satu yang dijajaki

Minggu, 14 Januari 2007

Evolusi tahap berikutnya kah?



Bagi saya berita ini sangat menarik.Sabtu , 13/01/2007 11:40 WIB

Berbahaya! Virus Organis Serang Windows Vista

Lathiefa Nur Ilma - detikInet

<!---->





Closeup Vista Dysentery.Net-Worm (avantnews.com)


Jakarta, Ancaman baru yang berbahaya datang menyerang sistem operasi terbaru Microsoft, Windows Vista. Sebuah perusahaan keamanan mengatakan antisipasi terbesar dari Vista siap diserang masalah besar soal bug. Sementara peluncuran Vista terancam tertunda yang akhirnya akan berimbas pada industri komputer.

Sebuah virus diketahui mulai 'menggerogoti' komputer yang memakai Vista. Adalah "Vista Dysentry.Net-Worm", dipercaya merupakan virus komputer yang murni organis dan berasal dari alam sehingga dipastikan tidak mungkin bisa dibasmi oleh antivirus yang biasa kita digunakan.

Sampai saat ini, Microsoft dan perusahaan antivirus sedang bertarung mengembangkan perlindungan terhadap virus tersebut. Microsoft juga menyarankan agar para pelanggan Vista-nya mematikan komputer dulu.