Sabtu, 2 Agustus 2008, umat Islam kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya. Muhammad Imaduddin Abdurrahim. Seorang pejuang yang tak kenal lelah, yang mendidik banyak sekali kader, dan kini sudah nyata terlihat hasil-hasilnya.
Mudah-mudahan semua amal dakwah, jihad, serta semua ibadah beliau diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Semoga setiap kesalahan dan kehilafan beliau diampuniNya.
Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu wawassi' madkhalahu waghsilhu bilmaa'i watstsalji wal baradi. Wa qihi fitnatal qabri wa 'adzaabannar.
Amiiin, ya rabbal 'aalamiin.
Foto-foto kenangan Bang Imad
2 komentar:
Turut berduka cita :
"Harimau mati meninggalkan belangnya, Gajah mati meninggalkan Gadingnya"
Inalilahi wa inalilahi rojiun.
Bang Imad adalah seorang teladan... saya selalu bangga punya senior seperti Bang Imad...
Semoga Allah memberi tempat yang baik bagi Bang Imad...
Posting Komentar